Perkembangan bayi baru lahir (0 - 2 minggu)


Pada masa ini sering disebut dengan masa neonatal, adapun karakteristik perkembangan secara fisik, motorik dan bahasa akan dijelaskan secara singkat pada kajian dibawah.

perkembangan-bayi-baru-lahir

 

Perkembangan Fisik bayi baru lahir:

  1. Hal yang wajar bila terdapat penurunan berat badan pada masa bayi baru lahir (0-2 minggu). Hal itukarena bayi sedang berada tahap penyesuaian diri terhadap lingkungan baru, sebelumnya (janin) ada pada lingkungan kandungan (rahim) dimana, asupan makanan, pernafasan, cairan dan buang kotoran berlangsung melalui tali pusar. Sesaat setelah bayi lahir ke dunia, maka mereka butuh penysuaian diri terhadap lingkungan baru, penyesuaian mencakup banyak hal, seperti; suhu lingkungan, kegiatan menelan, menghisap, cara bernafas hingga buang kotoran.
  2. Kebanyakan bayi baru lahir ditumbuhi bulu-bulu halus di kepala dan punggung. Rambut halus tersebut nantinya akan hilang dengan cepat.
  3. Pada bayi baru lahir proporsi kepala akan terlihat lebih besar dibandingkan dengan badan, hal ini biasa saja, jangan terlalu dikhawatirkan  sebab berdasarkan berbagai literatur proporsi kepala dan badan bayi baru lahir adalah 1:4 sedangakn proporsi pada kita orang dewasa adalah 1:7

Perkembangan Motorik Bayi Masa Neonatal

Ada dua perkembangan motorik pada bayi baru lahir, yakni gerakan menyeluruh serta gerakan khusus.

 

Gerakan menyeluruh:

Bayi baru lahir memiliki gerakan menyeluruh, dimana gerakan ini tidak ada kaitan dengan stimulasi terhadap bagian tertentu pada tubuh si kecil. Gerakan menyeluruh ini akan sering kita lihat pada saat bayi baru bangun pagi, dia menggerakkan seluruh anggota tubuh terutama kaki dan tangan secara bersamaan.

 

Gerakan khusus:

Refleks termasuk dalam gerakankhusus ini, gerakan pandangan mata atau gerakan respon terhadap stimulasi tertentu. Gerakan ini akan selalu sama setiap kali bayi distimulasi dengan hal yang sama.

 

 

Perkembangan Bahasa Pada Bayi Baru Lahir

Bahasa pada bayi sebenarnya  hanya berupa vokal saja, yakni menangis dan suara eksplosif. Tangisan merupakan bahasa utama bayi baru lahir, mau mimik nangins, tidak nyaman karena popok basah nangis, lapar nangis dan semua tangisan-tangisan lainnya. Suara-suara eksplosif pada bayi neonatal contohnya; dengkuran, gumaman tanpa arti dan suara napas tertahan. Seiring waktu suara bahasa explosif inilah ayang akan berubah menjadi ocehan (muali saat bayi berumur 3 bulan).

 

 

Perkembangan Kesadaran serta emosi pada bayi baru lahir.

Bayi baru lahir belum memiliki kesadaran penuh terhadap kondisi lingkungan, mereka hanya baru memiliki sedikit pengungkapan emosi terkait kondisi internal saja, bila merasa senang bayi tenang dan sebaliknya jika tidak tenang bayi menjadi tegang.

 

Itulah sekilas perkembangan bayi baru lahir (neonatal) yang dapat penulis sampaikan, semoga bermanfaat terutama bagi kita yang baru memiliki anak.

 

Baca juga perawatan, mainan dan

 

Disadur dari bahan ajar HERLINA JURUSAN PSIKOLOGI UPI



Related Post

Tidak ada komentar: